Buffon PSG

Gawangnya Dibobol MU, Buffon Disebut Kurang Beruntung

Agen dari Gianluigi Buffon, mengatakan bahwa sang klien hanya sedang kurang beruntung saat menghadapi Manchester United di putaran kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (7 Maret 2019) dini hari WIB.

The Red Devils bermain dengan penuh determinasi saat bertandang ke markas Paris Saint-Germain di Parc Des Princes. Mereka kemudian bisa unggul cepat pada menit kedua melalui Romelu Lukaku. Juan Bernat kemudian bisa menyamakan skor pada menit ke-12. Namun pada menit ke-30, United bisa mencetak gol lagi melalui Lukaku.

Gol ini sendiri merupakan buah dari kesalahan Buffon. Mantan kiper Juventus tersebut gagal menangkap tendangan jarak jauh Rashford yang sempat memantul tanah lebih dahulu. Bola kemudian memantul dan disambar oleh Lukaku.

Paris Saint-Germain pun akhirnya menelan kekalahan dengan skor 3-1 sehingga agregat menjadi sama kuat 3-3. Dengan demikian tim besutan Thomas Tuchel tersebut tersingkir karena agresivitas gol tandang.

Kesalahan Buffon
Kekalahan itu membuat Paris Saint-Germain tersingkir untuk ketiga kalinya secara beruntun di babak 16 besar Liga Champions. Agen Buffon yakni Silvano Martina kemudian mengklaim bahwa kliennya saat itu sedang sial saja.

“Ada kesalahan dalam intervensinya dan setelah itu ia kebobolan. Terkadang tidak ada pemain di depan Anda dan Anda bisa mendapatkan bola kembali, namun kemaring ada Romero Lukaku” kata Silvano Martina pada Calciomercato.

Masa Depan Buffon
Kontrak Buffon bersama dengan Paris Saint-Germain akan habis di akhir musim ini. Martina kemudian ditanya soal rencana masa depan kliennya pasca tampil buruk lawan Manchester United.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Gigi musim depan, tetapi Paris Saint-Germain tentu tidak bisa bahagia. Saya tidak tahu apa dia dia akan bertahan, atau akan pergi,” tutur Silvano Martina.

“Saya akan membicarakan ini dengan klub, tetapi saya tidak akan membahas hal-hal ini sekarang. Kami akan melakukan segalanya dengan tenang, kami butuh waktu untuk mengatasi kekecewaan ini dan kemudian kami akan berbicara, demikian Silvano Martina mengakhiri pembicaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *