Krzysztof Piatek AC Milan

Gattuso : Piatek Buat Bek Lawan Takut Mendekatinya

Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso memberikan pujian kepada pemain barunya, Krzysztof Piatek. Gattuso menilai bahwa Piatek merupakan sosok striker yang mampu menghadirkan ketakutan untuk pemain lawan.

Pujian itu diungkapkan oleh Gattuso setelah AC Milan bermain melawan AS Roma dalam giornata 22 Serie A. Di pertandingan yang diselenggarakan di Olimpico tersebut, Il Rossoneri ditahan imbang 1-1 oleh tim tuan rumah.

AC Milan berhasil unggul lebih dahulu melalui Piatek di pertandingan tersebut. Akan tetapi Roma kemudian bisa menyamakan skor melalui Nicolo Zaniolo. Ini merupakan gol ketiga bomber asal Polandia tersebut bagi AC Milan sejak dibeli dari Genoa. Dua gol sebelumnya ia cetak di pertandingan lawan Napoli di pentas Coppa Italia.

Keunggulan Piatek
Gattuso kemudian menyebut Piatek adalah sosok striker serbabisa. Manajer berkebangsaan Italia itu menyebut bahwa Piatek tidak hanya bisa mencetak gol, namun juga bisa menciptakan ruang bagi pemain lain.

“Krzysztof Piatek adalah pemain yang membuat para pemain lawan ketakutan dan ketika saluran untuk mengumpan terbuka, ia membuat para bek menjauhinya, yang menciptakan ruang yang bisa kami tembus. Dia berada dalam kondisi bagus dan banyak membantu kami saat ini,” seru Gennaro Gattuso pada Sky Sport Italia.

“Saya rasa penampilan kami di babak kedua tidak cukup baik, sementara di babak kedua kami menyia-nyiakan banyak peluang yang menjanjikan dengan membuat pilihan atau operan yang salah. Ruangnya ada di sana dan kami tidak menemukannya.”

Pertemuan Dengan De Rossi
Seusai pertandingan, Gattuso tampak bercengkrama dengan kapten AS Roma, Daniele De Rossi. Gattuso dan De Rossi sebelumnya pernah bermain dalam satu tim ketika memperkuat tim nasional Italia.

Gattuso enggan menjelaskan apa saja yang dibicarakannya dengan De Rossi saat itu. Namun ia kemudian menyinggung masalah usia, di mana ia menyebut dirinya begitu cepat menua sementara De Rossi sebaliknya.

“Kami berbagi pengalaman yang luar biasa bersama tim nasional di Piala Dunia pada tahun 2006. Saya nampak tua, ia nampak hebat. Sekarang saya lebih terlihat seperti ayahnya” ucap Gennaro Gattuso.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *