gianluigi buffon psg 2018

Buffon Hindari Juventus Di Final UCL

Kiper veteran Gianluigi Buffon mengakui dirinya tak mau berjumpa dengan mantan timnya, Juventus, di babak final Liga Champions. Pasalnya penjaga gawang Paris Saint-Germain tersebut tak mau melihat bekas rekan satu timnya menangis andai PSG menang.

Seperti kita tahu jika Buffon melewati sebagian besar karier sepakbola profesionalnya bersama Juventus. Nyaris semua trofi pernah dia rasakan bersama Si Nyonya Tua dan sudah mencicipi tiga pertandingan final Liga Champions namun seluruhnya gagal dia menangi.

Dengan usianya yang kian tergerus, Buffon memilih tak lagi lanjut merumput di Juventus. Setelah kontraknya berakhir musim lalu, kiper berusia 40 tahun menerima pinangan Les Parisiens.

Bersama raksasa Ligue 1 Prancis, pria berkebangsaan Italia ini kembali mendapatkan kesempatan mentas di Liga Champions. Apabila memang dia diharuskan berjumpa Juve, dia berharap duel itu tak terjadi di babak final.

gianluigi buffon paris saint-germain 2018

“Saya sama sekali tidak merasa menyesal pergi dari Juventus. Perpisahan sudah saya rencanakan sejak lama dan buku itu saya tutup dengan sempurna,” ujar Buffon kepada Gazzetta dello Sport.

“Andai saja saya harus berhadapan dengan Juventus di Liga Champions, saya ingin bertemu mereka sebelum final, apabila saya menang, saya tak mau bahagia di atas tangisan mantan rekan setim saya,” lanjutnya.

bukan cuma meninggalkan Juve, Buffon juga enggan menerima panggilan dari tim nasional Italia. Kecuali beberapa saat lalu ketika timnas Italia tengah dilatih manajer interim Luigi Di Biagio.

“Usai pertandingan menghadapi Swedia, Di Biagio menghubungi dan berkata bahwa dia membutuhkan saya untuk dua pertandingan persahabatan. Saya menjawab ia karena kami adalah sahabat dan juga tanggung jawab,” tambahnya.

“Sesudah itu saya memutuskan untuk keluar. Roberto Mancini memanggil saya dan bertanya tentang kesiapan di saat genting. Tapi kini ada Donnarumma, Perin, Sirigu, Cragno, Meret. Maka saya tak lagi punya kesempatan di tim nasional,” tutupnya.

Saat ini Italia berada di bawah arahan Mancini dan sempat menuai banyak hasil minor. Akan tetapi pada kahirnya mereka berhasil menang ketika menghadapi Polandia di ajang UEFA Nations League

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *